CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 19 Desember 2012

Pertanyaan untuk berpikir kritis (Perilaku Organisasi)


Tugas Kelompok 2 Perilaku Organisasi
·         A10110071     Gyanita Kurniati
·         A10110076     Devila Aprianty
·         A10110079     Lita Mardiana
·         A10110082     Devi Restina Ayu
·         A10110085     Natasya Prianka
·         A10110086     Rita Gustina

Jawaban Untuk Berpikir Kritis

1.      Individu Cerdas adalah pelaku kerja yang lebih baik, mereka lebih kreatif dimana individu cerdas mempelajari pekerjaan dengan lebih cepat akan lebih mampu beradaptasi dalam keadaan organisasi yang berubah dan lebih baik dalam menemukan solusi untuk meningkatkan kinerja karena cara fikirnya yang kreatif.
Setuju , karena individu cerdas sudah pasti memiliki kemampusan intelektual yang tinggi, sehingga dalam pengambilan keputusan akan dipikirkan secara subjektif dan objektif.
2.      Kesesuaian kemampuan- pekerjaan lebih mungkin membawa keberhasilan , karena pekerjaan menuntut hal yang berbeda-beda dari setiap individu dan setiap individu memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Dengan demikian , kinerja karyawan akan meningkat bila terdapat kesesuaian kemampuan- pekerjaan yang tinggi. Sedangkan apabila seorang individu mengalami kekurangan kemampuan yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan, mereka akan gagal. Begitu pula ketika kemampuan-pekerjaan tidak sesuai karena individu memiliki keterampilan kinerja pekerjaan akan memadai, tetapi akan terdapat ketidak efisienan dan penurunan tingkat kepuasan karyawan.
3.      Pada intinya, manajemen tinhkat senior harus mempunyai kemampuan kedua-duanya (intelektual dan fisik), tetapi harus dititik beratkan kepada kemampuan intelektual, khususnya kecerdasan yang multiple intelegency.
Multiple Intelegency terdiri dari :
-          Kognitif    : Multipel kecerdasan otak, berpengaruh terhadap pengambilan keputusan yang logis,rasional.
-          Social        :meltipel kecerdasan seseorang berinteraksi dan berevaluasi dengan sesamanya contoh ; interaksi antara bos dan karyawan.
-          Emosional :meliputi kecerdasan mengelola / memahami, mengidentifikasi emosi seseorang . contoh ;a tidak mudah sakit hati apabila ada karyawan yang ceroboh, tidak emosi berlebihan.
-          Kutural      : meliputi kecerdasan beradaptasi bila berada di lingkungan yang berbeda.
4.      a.   Dosen memberikan satu ujian pada final akhir kuliah, ini berarti dosen memberikan penegaan jadwal rasio tetap, dengan mengharapkan respon yang stabil dari mahasiswa.
b.   Dosen memberikan pujian selama satu semester, ini berarti dosen memberikan penegasan jadwal rasio tetap dengan memberikan ujian/ penghargaan sebuah pemahaman dengan interval waktu yang tetap.
c.    Dosen menilai para murid didasarkan pada ujian yang tidak diumumkan, ini berarti dosen memberikan penegasan jadwal interval variable, bahwa penghargaan berupa nilai atau pemahaman di uji tanpa dapat di prediksikan.


Dilema Etika


Manipulasi tersebut merupakan bentuk lain dari motivasi untuk meningkatkan kinerja karyawan, meskipun ada biaya pengorbanan sebagai hadiah, tetapi itu merupakan sebuah penerapan manajemen untuk merangsang produktifitas karyawan.


Studi Kasus


1.      Kondisi dimana seseorang mengalami penurunan sikap, walaupun dapat menyebabkan sebuah kondisi tidak menyenangkan dalam upaya menghilangkan perilaku yang tidak di harapkan.
2.      Ya, karena para manajer mempunyai alasan untuk membuat karyawan melakukan suatu pekerjaan lebih baik lagi dan menghilangkan perilaku yang tidak diharapkan.
3.      Seorang karyawan berorientasi pada tuntutan dan keterpaksaan bukan berorientasi pada kepuasan kerja.
4.      Akan menghasilkan respon rasio tetap :Dimana seseorang mahasiswa akan tepat waktu dalam beberapa waktu tertentu karean respon yang cepat yang didapat dari sebuah hukuman, tetapi repon itu juga lenyap dengan cepat karena tidak timbul dari kesadaran diri sendiri .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar