CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 21 Juli 2012

serba saLah...

Serba Salah…

Kini aku merasa hidupku seperti angin, yang mengikuti arah kemanapun sang penguasa mengaturnya tapi tanpa tujuan. Apa aku benar-benar menjadi orang yang merugi karena hidupku semakin hari semakin buruk, ataukah aku hanya kurang mensyukuri atas nikmat hidup yang Allah berikan. Hidupku terasa banyak hambatan, banyak musuh, apa karena aku tak pernah menjaga kata-kata yang aku lontarkan kemereka? Aku dari dulu mencoba berubah, berubah untuk menjadi lebih baik, tetapi hal yang sama masih aku temukan, yaitu orang-orang yang tak menyukaiku, apa aku terlalu egois dalam bersosialisasi?
Disetiap tempat,selalu aja dikelilingi orang-orang yang tak menyukaiku,aku pengen jadi lebih baik, pengen bermanfaat bagi orang lain, aku sebenernya tidak menginginkan diriku dengan keadaan selalu merugikan orang lain. Yang jadi pertanyaanku selama ini apa sih yang membuat aku selalu menyusahkan dan merugikan orang-orang di sekelilingku? Semua karena sifat aku yang egois dan tak pernah berfikir apakah orang lain akan baik –baik saja jika aku mengatakan hal yang sebenarnya?
Aku jujur tetapi menyakitkan orang lain, dani aku berbohong hanya untuk tidak menyakiti orang lain.aku hanya tidak ingin hati dan mulutku berbeda arah berbeda tujuan berbeda konsepsi dalam memikirkan sesuatu. Dan ternyata prinsipku itu membuat hidupku tidak nyaman, membuat hidupku selalu dibayang-bayangi akan kesalahan karena menyakiti orang lain. Aku yakin, kebanyakan orang berbicara manis didepan orang hanya karena ingin membuat orang tersebut senang, tetapi apa yang sebenarnya orang itu fikirkan dengan apa yang dikatakan itu berbeda.
Dan kini nggak ada satu orangpun yang menyukaiku, adik, kakak bahkan kedua orang tuaku, terutama ibu.. aku selalu saja tiada hari tanpa bertengkar dengan ibu, entah karena hal apapun, hal sekecil apapun aku pasti rebut dengan. Jujur aku sangat iri sama anak-anak lain yang nggak pernah berantem dengan ibu, padahalkan SUrga Di Telapak Kaki Ibu,, aku tahu itu tapi jalan pemikiranku dengan ibu nggak pernah sama, setiap aku bilang A ibu bilang B ketika aku turuti kemauan ibu pasti ada saja yang nggak ibu suka dariku, ya Allah kadang aku berfikir, jika Hidup baik bagiku panjangkanlah umurku, dan jika mati baik bagiku matikanlah aku agar aku hidup tak sia sia dengan merugikan orang lain bahkan kedua orang tuaku sendiri.
Ya Allah ampuni segala dosa-dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa saudara-saudaraku. Aku sadar akan kelemahanku tanpaMU ya Allah…berikan aku petunjuk agar hidupku lebih terarah, agar hidupku lebih tertata, agar hidupku lebih bahagia karenaMu ya Allah…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar