CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 17 April 2013

STP (Segmentasi, Targeting, Positioning ) Garuda Food "mata kuliah pemasaran"




Cikal bakal Garudafood adalah PT Tudung yang bergerak di bisnis tepung tapioka. Perusahaan tersebut dirintis Darmo Putro. Pada 1979, perusahaan yang awalnya berlokasi di Pati, Jawa Tengah itu kemudian berubah nama menjadi PT Tudung Putrajaya (TPJ) yang bergerak di bisnis kacang garing tanpa merek. Pada awal 1987, TPJ mulai menjual hasil produksi kacangnya dengan merek Kacang Garing Garuda. Bisnis utama Garudafood adalah kacang kulit oven (roasted peanut). Bahkan, kacang Garuda kemudian menjadi salah satu bisnis utama Garudafood.
Sukses dengan kacangnya, membuat Garudafood masuk ke bisnis makanan secara lebih luas antara lain terjun ke industri biskuit dan jeli dengan menciptakan kategori-kategori produk baru yang diklaim mempunyai keunggulan dan keunikan tersendiri dibandingkan para pesaingnya. Demi memperkokoh jaringan distribusi dan pasokan produk, Garudafood membuat sendiri perusahaan distribusi dan divisi tanaman kacang.
Berbagai macam  produk telah dihasilkan oleh Garudafood, mulai dari peanuts, jelly, snack, biscuit, dll. Dimana setiap produk terbagi dalam berbagai macam kreasi dari kacang, snack, dll.Salah satu produk peanuts dari Garudafood adalah Ting Ting Garuda
Ting Ting Garuda  merupakan cemilan baru yang memadukan permen dan biskuit dengan rasa kacang dan susu yang manis. Paduan kacang dan perasa susu yang tepat menjadikan  sebagai camilan yang sangat tepat dinikmati dalam segala suasana. Seperti dalam promosinya, “bukan permen, bukan biskuit.
Ting Ting Garuda adalah nama salah satu produk sebuah makanan ringan asli Indonesia. Makanan ini dipasarkan sebagai camilan berbagai suasana. Ting Ting Garuda  terbuat dari kacang tanah, gula, garam, sirup glukosa serta perisa vanilla.
Ting Ting Garuda adalah produk gabungan dari dua jenis makanan.Jika sebelumya Garuda Food memproduksi biscuit maupun permen saja, Ting Ting Garuda memberikan inovasi baru dengan gabungan dari kedua hal tersebut. Ting Ting Garuda terbuat dari bahan yang paling diandalkan oleh perusahaan Garuda Food yaitu kacang tanah dengan  tambahan perisa Vanila dalam bentuk menyerupai biscuit dan permen.
Garuda Food terpercaya sebagai produk yang memproduksi kacang tanah berkualitas sebagai makan ringan melebihi produksi makanan ringan dari kacang tanah pula dari perusahaan lain di Indonesia. Sama halnya dengan Ting Ting Garuda nantinya,Garuda Food selalu siap untuk memberikan pelayanan dan perhatian khusus yang dibutuhkan oleh semua mitra dagang dan pelanggan dengan kualitas yang memuaskan terkait produk ini.
Garuda Food sebagai salah satu perusahaan yang bergerak pada produksi dan sekaligus pemasar dari produknya terlebih dahulu melakukan segmentasi, targeting dan positioning terhadap produknya, sehingga sedapat mungkin mampu mengenali pelanggan dan calon pelanggannya, menargetkan pasar sasaran, menganalisis kondisi internal dan eksternal perusahaan, serta memposisikan produk kacangnya dalam benak pelanggannya. Berdasarkan langkah-langkah tersebut akan dapat ditentukan strategi yang perlu dilakukan perusahaan agar tetap eksis dan terus berkembang.

Segmentasi  :
Demografi, penjualan produk Ting Ting Garuda ditujukan untuk para masyarakat segala kalangan di Negara maju maupun berkembang yang mulai memberikan perhatian lebih terhadap makanan ringan sebagai camilan di berbagai suasana. Tingginya jam kerja masyrakat kini membuat mereka harus selalu menyediakan makan tambahan sebagai pelengkap makanan pokok. Ting Ting Garuda tidak menetapkan wilayah sasaran geografik. Ting Ting Garuda dapat melayani semua segmen pasar. Untuk mendukung keberadaan produk ini, Ting Ting Garuda banyak didistribusikan dipasar-pasar eceran selain di pedagang besar. Produk Ting Ting Garuda memiliki harga terjangkau untuk semua kalangan dengan kemasan kecil yamg mirip permen hingga kemasan besarnya.Walau bukan makanam utama,namun kehadiran camilan sangat membantu dalan kehidupan aktivitas sehari-hari.Belum lagi Ting Ting Garuda juga mengandung gizi cukup yang tidak bisa diremehkan.

Targeting      :
Ting Ting Garuda dipasarkan kepada masyarakat dengan berbagai usia dan jenis kelamin,mulai dari anak-anak berumur 5 tahun  hingga dewasa berumur lebih dari 50 tahun. Ting Ting Garuda dipasarkan pula kepada masyarkat dari segi status sosial,gaya hidup,kepribadian dan pendapatan ekonomi manapun.Dulu camilan cuma dicitrakan untuk beberapa orang kaya saja. Namun, dalam perjalanan waktu, kebutuhan camilan dirasakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Bahkan, kini semakin banyak konsumen yang mengonsumsi camilan sebagai pelengkap makanan pokok. Harga Ting Ting Garuda yang terjangkau cukup memudahkan konsumen untuk mendapatkannya.

Positioning :
Ting Ting Garuda memposisikan produknya sebagai Market Challengers.Yaitu sabagai produk inovasi baru yang menentang banyak produk camilan yang telah beredar di pasar. Gabungan dua makanan berbeda,yaitu biskuit dan permen akan membuat gebrakan baru pada pasaran saat ini.
Ting Ting Garuda pada dasarnya menerapkan strategi single positioning. Pada single positioning, Ting Ting Garuda menggunakan slogan ”Bukan Permen,Bukan Biskuit” yang dapat membuat seseorang penasaran dan tertarik akaan produk Ting Ting Garuda. Walaupun hanya camilan, Ting Ting Garuda juga memiliki kandungan gizi cukup yang dapat menmbah daya tariknya sebagai snack. Dengan slogan produknya yang dipopulerkan tersebut, akan mampu mengajak masyarkat untuk  beralih  mengkonsumsi  permen biskuit Ting Ting Garuda ynng memberikan manfaat sebagi snack. Produk inipun terjangkau untuk dibeli oleh para konsumen.





cp: blog.ub.ac.id/lindacitra/files/2012/10/garuda-ting-ting.doc

1 komentar: